ULAR RICA-RICA
asal masakan
Manado, Sulawesi Utara, yang terkenal dengan bumbu pedas khasnya. Selain di Manado, hidangan ini sangat populer sebagai kuliner ekstrem di Kalimantan Barat, di mana masyarakat setempat sering mengolah daging ular piton atau sawa dengan bumbu rica-rica yang pedas dan gurih.
RESEP
- sesuai selera Daging ular, dibersihkan, dipotong
- Bumbu yang dihaluskan :
- 8 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 10 ruas sereh, potong kecil
- Seruas jahe
- Seruas kunyit
- Seruas laos
- Secukupnya :
- Daun kemangi, bersihkan
- Garam
- Gula pasir
- Merica bubuk
- Cabe
- Minyak goreng
- Air
- Daun jeruk
- Daun salam
SEJARAH
Ular rica-rica merupakan salah satu variasi masakan ekstrem yang berakar dari tradisi kuliner Minahasa, Sulawesi Utara, yang terkenal dengan penggunaan bumbu pedas dan aromatik
. Berikut adalah sejarah dan latar belakang kuliner ini:Asal Usul dan Budaya
- Tradisi Minahasa: Masakan rica-rica secara umum berasal dari Sulawesi Utara. Masyarakat Minahasa dikenal gemar mengolah berbagai jenis daging, termasuk daging hewan liar (ekstrem), dengan bumbu rica yang pedas.
- Penggunaan Daging Ular: Ular, khususnya ular sawa atau piton, menjadi salah satu bahan yang diolah menjadi rica-rica karena dianggap memiliki cita rasa yang khas. Di beberapa daerah di Sulawesi, piton memang sering dikonsumsi.
- Makna "Rica": Kata "Rica" berasal dari bahasa Manado yang berarti "cabai" atau "pedas". Ini merujuk pada bumbu dasar yang terdiri dari cabai rawit, bawang merah, bawang putih, jahe, dan daun jeruk.
Bumbu dan Pengolahan
Rica-rica ular diolah dengan bumbu pedas yang kuat untuk menghilangkan aroma amis dan memberikan cita rasa yang tajam. Proses memasaknya biasanya ditumis dengan campuran rempah yang kaya, membuat masakan ini memiliki aroma yang harum.
Rica-rica ular diolah dengan bumbu pedas yang kuat untuk menghilangkan aroma amis dan memberikan cita rasa yang tajam. Proses memasaknya biasanya ditumis dengan campuran rempah yang kaya, membuat masakan ini memiliki aroma yang harum.
Komentar
Posting Komentar